Prodi Akuntansi UMM menerima kunjungan dari SMK ISLAMI QON : Campus Visit menjadi metode membangun motivasi melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang kembali menerima kunjungan siswa/i SMK, kali ini SMK ISLAMI QON Gresik, Kamis (14/01). Silaturahim yang di hadiri oleh 70 rombongan siswa/i dan 15 guru pendamping diterima oleh Sekretaris 2 Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang dan Bapak Muhammad Wildan Affan, SE., M.SA di Aula BAU, Kampus 3 UMM. Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMK ISLAMI QON Gresik, Ibu Ika Agustin Rahmawati. M.Pd., Gr. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Malang atas kesediaannya menerima kunjungan dair SMK ISALMI QON Gresik, kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat Program studi akuntansi dan Universitas Muhammadiyah Malang. Sekretaris Program Studi Akuntansi 2, Ibu Aviani Widyastuti SE., Ak., CA., M.SA mengajak para guru dan siswa/i untuk lebih mengenal jauh tentang Program Studi Akuntansi, mulai dari penjelasan historis berdirinya Program Studi akuntansi, kualitas kurikulum yang selalu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar melalui forum rutin lokakarya dosen, serta fasilitas penunjang berupa komputer dan laboratorium memudahkan pada calon akuntan untuk terbiasa melakukan pekerjaan akuntan sehari-hari. Penyampaian selanjutnya yaitu HMJ-Akuntansi FEB UMM yang mengajak para pelajar untuk memaksimalkan proses pendidikan selama 4 tahun tidak hanya di dalam kelas-kelas formal saja namun juga mengasah kemampuan softskill melalui organisasi sehingga progress selama di jenjang perkuliahan mampu menghasilkan lulusan akademisi muslim yang berkulaitas. Selain penjelasan umum terkait program studi akuntansi dan HMJ-Akuntansi, para guru dan siswa/i dilanjutkan dengan tour ke Gedung kuliah bersama 2 di lantai 3 yang merupakan tempat mahasiswa/i akuntansi melaksanakan proses pembelajaran, serta mengunjungi laboratorium akuntansi pada lantai 5. Kegiatan ini merupakan sarana untuk mahasiswa/i akuntansi diperkenalkan pada lingkungan calon perguruan tingginya.
Lokakarya Dosen: Pengembangan Mutu Kurikulum Pendidikan

Memberikan layanan pendidikan berkualitas dan berdaya mutu merupakan amanah yang dimiliki oleh perguruan tinggi, dalam mencapai itu semua diperlukannya komitmen dan kompetensi dari seluruh elemen Universitas. Pada Rabu (12/01) dan Kamis (13/01), telah terselenggaranya Lokakarya Program Studi Akuntansi di Laboratorium Akuntansi 2 GKB 2 FEB UMM. Tujuan lokakarya guna menyesuaikan sistem kurikulum berbasis output yang mengikuti perkembangan zaman untuk mewujudkan akuntansi unggul dengan program UMM yaitu UMM Pasti “Pasti Lulus Tepat Waktu, Pasti Bekerja, dan Pasti Mandiri”. Kegiatan Lokakarya digelar secara hybrid (luring dan daring) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mengundang 3 (tiga) narasumber yaitu Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H. (Wakil Bupati Malang), Dr. Erwin Saraswati., Ak., CPMA., CSP., ASCA, ….. kegiatan ini dipandu oleh Thoufan Nur SE., M.SA selaku dosen Akuntansi FEB UMM. Melalui lokakarya ini, Program studi akuntansi menyusun kurikulum dan projek sekolah unggulan untuk memfasilitasi peningkatan kapabilitas mahasiswa akuntansi. Diharapkannya, lokakarya ini dapat meningkatkan kerja sama seluruh elemen dalam rumpun ilmu. Diperlukannya peran dan softskill akuntan seperti yang disampaikan oleh Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H. “ilmu akuntansi sebenarnya memiliki ruang yang cukup lebar di sektor publik mulai dari pemerintah Desa, unit-unit usaha di tingkat Desa, unit-unit usaha di tingkat kecamatan, kemudian kantor kantor sektor publik di tingkat kecamatan di Pemerintah Kabupaten provinsi bahkan pemerintah pusat seluruh Kementerian itu memerlukan skill memiliki apa namanya skill akuntansi di dalam rangka mengatur mulai dari perencanaan sampai pelaporan ini adalah pasar bagaimana lulusan lulusan akuntansi ke depan bisa berlaga baik di sektor usaha di sektor publik atau di lembaga-lembaga keuangan di lembaga-lembaga publik seperti sudah saya sebutkan di depan tadi” Tidak hanya kemampuan akuntansi saja namun menurut Dr. Erwin Saraswati., Ak., CPMA., CSP., ASCA seorang akuntan juga memerlukan kesadaran dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan hidup “…keberlanjutan itu berarti kita harus menghasilkan profit untuk menyelamatkan planet untuk apa itu berbagi dengan simpel, nah itu adalah konsep triple bottom line. Konsep triple bottom line ini tidak sederhana ya tetapi konsep ini betul-betul diterapkan oleh perusahaan tidak hanya dia menghasilkan profit tidak hanya memperhatikan planet yang dia perhatikan juga proses produksinya produknya itu harus sebagai planet kemudian produk yang dihasilkan..”